//
you're reading...
Latest HIV-AIDS News

Kompas – 40 Jarum Terkumpul

Jarum Suntik Tersebar di Taman dan Selokan
Dalam Tiga Bulan Terkumpul 40 Kilogram

Bandung, Kompas – Penggunaan jarum suntik oleh pengguna narkoba di Kota Bandung sudah sangat mengkhawatirkan. Dalam tiga bulan terakhir ini telah terkumpul 40 kilogram jarum suntik bekas dari sejumlah taman, selokan, tumpukan sampah, dan juga razia ke rumah-rumah serta penyerahan dari para pengguna.

Dalam penyisiran yang dilakukan pada Jumat (16/2), dari Taman Flexi saja berhasil ditemukan 24 jarum suntik bekas. Penyisiran dilakukan Harm Reduction Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Barat bersama Warga Peduli AIDS.

Selain di Taman Flexi yang terletak di pertigaan antara Jalan Ir H Juanda, Jalan Rangga Gading, dan Jalan Rangga Malela di pusat kota Bandung, jarum suntik bekas juga banyak ditemukan di sungai-sungai sekitar Jalan Antapani dan Babakan Surabaya di Bandung Timur. Juga di daerah aliran sungai di Jalan Suci atau Jalan PHH Mustopa yang tidak jauh dari kawasan Lapangan Gasibu di depan Gedung Sate.

“Kami memiliki kegiatan rutin mengumpulkan jarum suntik, baik langsung dari pemakai maupun mencari ke beberapa tempat di Kota Bandung,” kata Sari dari Harm Reduction PKBI Jabar.

Dijelaskan Sari, para pengguna narkoba (narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya) biasa membuang sembarangan jarum suntik bekas karena takut tertangkap polisi.

Menyimpan di saku atau mobil dianggap berbahaya karena aturan hukum di Indonesia belum jelas. Misalnya, jarum suntik bekas bisa jadi barang bukti di pengadilan, tetapi tidak demikian dengan jarum suntik baru.

Sejauh ini, belum semua pemakai taat untuk mengumpulkan jarum suntik bekas pakai ke Kantor Harm Reduction PKBI atau menelepon petugas PKBI untuk mengambilnya. Bahkan, sering terjadi jarum suntik bekas sudah dibuang apabila petugas PKBI terlambat mengambil ke rumah pengguna.

Hal tersebut terjadi karena mereka takut menyimpan jarum suntik bekas pakai meskipun itu di rumah sendiri.

Padahal, jarum suntik bekas yang dibuang sembarangan itu berbahaya bagi anggota masyarakat lainnya, terutama untuk jarum suntik bekas yang pernah digunakan oleh pengidap HIV/AIDS. “Kita tidak tahu apakah ada anak kecil atau pemulung yang pernah tertusuk. Sampai saat ini kami belum pernah mendapat laporannya, tetapi risiko itu ada jika jarum suntik bekas itu masih bertebaran di mana-mana,” kata Muhammad Hilman, Manajer Kasus di PKI Jabar.

Dimusnahkan

Menurut rencana, jarum suntik bekas yang telah terkumpul itu akan dimusnahkan di Rumah Sakit dr Salamun, Kota Bandung. Jarum suntik bekas yang terkumpul sempat tersimpan cuukup lama karena alat pemusnah jarum di beberapa rumah sakit rusak sehingga tidak bisa disewa. (ynt)

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: